Kisah cerita lika liku Verfal ASN
- Apr 20, 2026
- KIM ANTIROGO
- PEMERINTAHAN, LINGKUNGAN, POLITIK, SOSIAL, INFO WARGA ANTIROGO
KIM ANTIROGO
Kisah cerita lika liku Verfal ASN Kabupaten Jember. Verfal ini masih di ambang suka dan tidak suka, bagi yang suka kegiatan ini jadi gak jenuh, banyak loyalitas, bermula gak kenal menjadi kenal, ada cerita tersendiri banyak suka dan duka, menguatkan persatuan ASN Kabupaten Jember.
Namun untuk sementara ini Yang mendapatkan jatah Verfal yaitu para ASN yang berdomisili Kabupaten Jember dan yang masih berdomisili luar masih belom mendapatkan verfal tersebut.
Pemerintah Kabupaten Jember melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menggelar kegiatan evaluasi kinerja berbasis “verval Desil 1”.
Kegiatan ini difokuskan pada penilaian capaian kinerja unit kerja yang berada pada kategori desil terendah, guna mendorong perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya Ferval Desil 1, diharapkan ASN di Kabupaten Jember semakin termotivasi untuk bekerja lebih optimal, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemerintah daerah pun menargetkan adanya peningkatan signifikan dalam indikator kinerja pada periode evaluasi berikutnya, dalam Verval ini per ASN mendapatkan paling sedikit nya (3 KPM) dan paling banyaknya (5 K P M) Keluarga Penerima Manfaat.
Langkah ini menjadi bagian dari reformasi birokrasi yang terus didorong, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dengan hal tersebut cerita dalam kegiatan Verfal ini banyak ASN bisa bertemu dengan keluarga yang agak jauh yang terkadang lama tidak dapat beretemu, dengan adanya verfal tersebut para keluarga bisa mengantarkan dan berbagi informasi terlebih terhadap responden yang disurvey dan lebih dekat lagi terhadap masyarakat daerah lainnya.
Kami kebetulan mendapatkan verval nya di daerah gunung malang, dalam kegiatan Verfal yang di instruksikan Bupati Jember kepada seluruh ASN, para responden menyampaikan lebih senang dengan adanya survey seperti ini, jadi benar-benar tepat sasaran. Imbuhnya Rukmiati