UMKM ANTIROGO IKUTI PELATIHAN MAMIN DARI DISPERINDAG JEMBER

  • Dec 08, 2025
  • KIM ANTIROGO
  • PEMERINTAHAN, EKONOMI KREATIF, PENDIDIKAN, INDUSTRI, INFO WARGA ANTIROGO

KIM ANTIROGO 

 

Senin, 8 Desember 2025 di Hotel Bintang Mulia Jember, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jember kembali mendampingi pertumbuhan UMKM melalui pelatihan olahan MAMIN Pembuatan Selai Durian.

 

Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus ajang kolaborasi bagi pelaku usaha lokal untuk mengasah potensi sisaat durian melimpah pada masa panen di Kabupaten Jember sebagai komoditas unggulan daerah.

 

Pelatihan dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti 35 UMKM yang berada di berbagai kelurahan, diantaranya 3 perwakilan UMKM Kelurahan Antirogo dalam ke ikutsertaan pelatihan tersebut. 

 

Para peserta mendapatkan fasilitas berupa sertifikat dan bahan pelatihan, sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan kreativitas pelaku usaha.

 

Kepala Dinas Perindustrian yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Perindustrian Ibu Neni Suharno Putri, S. T. , dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi menaikkan kelas UMKM dan menjaring produk yang akan menjadi produk unggulan Kabupaten Jember. "Kami ingin pelaku usaha di Jember mampu menghasilkan produk olahan yang berkualitas, kreatif, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas," ujarnya.

 

Kabupaten Jember, adalah salah satu daerah penghasil durian   yang melimpah, Dengan bahan baku yang mudah didapat dan kaya vitamin alami, pelaku UMKM bisa menekan biaya produksi sekaligus menghadirkan produk sehat dan bernilai jual tinggi.

 

Dalam kegiatan ini di Mentori oleh Ibu Aulia Brilliantina, S.TP., M.P. dari Politeknik Negeri Jember dibantu oleh beberapa asisten beliau Ibu Diana dan Ibu Karisma.

 

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para pelaku usaha bisa menciptakan produk unggulan dari produk lokal Jember yang melimpah dan tidak tahan lama  sehingga bisa menjadi produk olahan yang bisa awet satu tahun dan bernilai jual lebih tinggi.(red)